Tak Banyak yang Tahu, 5 Kisah SBY saat Berkecimpung di Dunia Militer, Menarik Sekaligus Menyeramkan!

Susilo Bambang Yudhoyono (SBY)
TRIBUNKALTIM.CO - Presiden keenam Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) merupakan presiden pertama Indonesia yang dipilih dengan sistem pemilihan langsung pada 2004. Saat itu SBY berhasil mengalahkan Megawati Soekarno Putri.

Ia menjabat presiden selama dua priode, yakni 2004- 2009 dan 2009-2014. Karier SBY dimulai dari jenjang militer, ia bahkan memiliki berbagai kisah menarik sekaligus menyeramkan saat berkecimpung di dunia militer.

Kisah-kisah tersebut di antaranya;

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono. (KOMPAS.COM/Sandro Gatra)

1. Pernah Berkumis

instagram.com/kibcentre
Saat menjabat Presiden, SBY selalu terlihat rapi dan tidak berkumis. Namun saat menjadi tamu di talkshow ROSI, Kompas TV, ia mengaku pernah berkumis.

Saat itu SBY sedang melaksanakan operasi militer sehingga tak sempat mencukur kumis.

Mengetahui SBY berkumis, istri SBY, Kristiani Herrawati atau dikenal dengan Ani Yudhoyono langsung meminta SBY mencukur kumisnya.


2. Ditugaskan ke Timor-timor 10 Hari Setelah Menikah

SBY dan Ani Yudhoyono menikah pada 30 Juli 1976. Sepuluh hari setelahnya SBY mendapatkan tugas (Operasi Militer) ke Timor-timur. Walalu berstatus pengantin muda, SBY tak menolak tugas ini. Ia bahkan nyaris meminta Ani untuk pulang sendiri ke Jakarta.

3. Tak Pernah Berbulan Madu
instagram.com/kibcentre
Walau hingga saat ini pernikahan SBY dan Ani sudah berusia 41 tahun, namun mereka sama sekali tak pernah berbulan madu.
SBY saat masih aktif di militer. (Pinterest)

4. Pernah Dikira Tewas dalam Operasi Militer

instagram.com/kibcentre
Ani Yudhoyono sempat cemas dengan keselamatan SBY saat melaksanakan operasi militer di Timor-timur. Hal ini lantaran rekan SBY bernama Kapten Nico Tumatar dikabarkan gugur. SBY tak dapat dihubungi. Ani berusaha tegar dan kembali mengingat pesan SBY yang menyebutkan “No News is A Good News” (Tak ada berita adalah kabar baik). Saat operasi militer tersebut, Kapten Nico Tumatar berada di kesatuan Kopassus, sedangkan SBY di kesatuan Kostrad.

SBY dengan Sultan Brunei (Pinterest)

5. Lima Tahun Bertempur di Timor-timur

SBY bertugas di Timor-timur dengan jangka waktu yang sangat lama. Ia bahkan sempat membawa istri dan kedua anaknya ke Timor-timur saat ia menjabat Komandan Batalyon.






Sumber : Tribunnews
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==