Ridwan Kamil, Langkah Strategis PDIP Menangi Pilpres 2019

Ridwan Kamil menyambangi kantor DPP PDI Perjuangan, Rabu (3/1). (CNN Indonesia)
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil (RK) mendadak datang ke kantor DPP PDI Perjuangan di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, Rabu (3/1/2018) pada pukul 11.15 WIB. Menurut Emil, sapaan akrab Ridwan Kamil, kehadirannya ke kantor partai pimpinan Megawati Soekarnoputri tersebut untuk menjalin komunikasi.

Sekretaris Jenderal PDI P Hasto Kristiyanto mengatakan, kedatangan Kang Emil disambut baik oleh partai berlambang banteng tersebut, "Tentu saja menanggapi hal ini, sebagai hal yang positif," ujar Hasto, dikutip dari Tribunnews, Rabu (3/1/2018).

Pernyataan Hasto yang menyambut baik kedatangan RK menimbulkan spekulasi partai berlambang banteng moncong putih berpeluang mengusung RK sebagai cagub Jabar di Pilkada Juni mendatang, mengingat, PDIP belum mengumumkan calonnya, sementara Dedi Mulyadi, Bupati Purwakarta yang gencar diberitakan akan diusung, ternyata sudah ditetapkan partai Golkar dan Demokrat sebagai cawagub bersama Deddy Mizwar sebagai cagub.

Padahal, di akhir Oktober lalu PDIP sudah menutup pintu bagi RK sebagai cagub Jabar. Dikutip Kompas (27/10/2017), Hasto mengatakan kepemimpinan Emil di Bandung dinilai belum dapat membawa perubahan secara sistemik dan membawa dasar-dasar kemajuan bagi daerahnya.

Saat itu Hasto masih menyebut kader PDIP yaitu TB Hasanuddin dan Puti Guntur Soekarno sebagai salah satu nama yang berpeluang diusung.

Sikap PDIP menimbulkan pertanyaan, apakah PDIP tidak percaya diri mengusung kadernya sendiri. Padahal PDIP memenuhi syarat untuk mengusung kadernya sendiri karena memiliki 20 kursi di DPRD I Jawa Barat.

PDIP tentu ingin calon yang diusung memenangi Pilgub Jabar untuk mengamankan kandidat capres PDIP di 2019. Sementara di Pilgub dua provinsi Pulau Jawa, DKI Jakarta dan Banten, kandidat dari PDIP kandas.

Jabar sebagai provinsi yang memiliki penduduk terpadat di Indonesia tentu bisa dijadikan salah satu barometer untuk level nasional.

PDIP seakan takut calon yang diusung akan dihajar habis-habisan lagi dengan isu SARA. Pilihan berkoalisi dengan partai berbasis agama dirasakan sebagai pilihan aman.

Ridwan Kamil sudah diusung PPP, PKB, NasDem dan Hanura telah mengantongi total 24 kursi sebagai syarat maju di Pilgub Jawa Barat 2018.

Dengan adanya PPP dan PKB di kubu yang mengusung RK, maka pilihan mengusung RK merupakan pilihan realistis untuk mengamankan kemenangan di Pilpres 2019.


Sumber : UC News
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==